Bisakah Kita Menerbangkan Rumah Dengan Balon?

Tulisan ini juga disadur dari blog lama saya, yang terinspirasi oleh film Up yang buat oleh Pixar. Selamat menikmati.

***

Mungkin sebagian dari kita sudah familiar dengan film animasi Pixar berjudul Up. Film yang rilis tahun lalu ini garis besarnya bercerita tentang seorang kakek, Mr. Carl, yang kebetulan bersama anak kecil bernama Rusell, berkelana ke Amerika Selatan bersama rumahnya! Yap. Mereka terbang bersama rumah yang diikat dengan balon-balon. Hmm? Lalu apakah itu lelucon saja?

Balon Itu

Pada dasarnya, balon memiliki banyak klasifikasi. Ada balon udara, balon gas, balon karet, dan balonku ada lima (Lho?). Namun yang kita bahas disini tentu saja soal balon karet. Balon ini dapat terbang karena umumnya diisi oleh gas Helium, dan bukan oleh tiupan dari mulut kita. Gas yang menempati urutan dua dalam tabel periodik ini spesial, karena ia sangat ringan. Bahkan lebih ringan daripada udara, sehingga menimbulkan gaya angkat.

Gaya Angkat

Sebuat eksperimen menunjukkan bahwa sebuah balon ukuran standar (diameter 27 cm) dapat mengangkat beban seberat 4,8 gram. Hmmm. Lalu bagaimana dengan mengangkat sebuah rumah? Berapa balon yang dibutuhkan? Dengan asumsi bahwa berat sebuah rumah sekitar 45.000 kg, maka diperlukan sebanyak 9,4 juta balon untuk mengangkat rumah. Sampai sini, semua terlihat jelas dan tidak mungkin bukan?

Masalah Lain

Untuk mengangkat rumah menggunakan balon tentu terdengar konyol dan kurang kerjaan. Apalagi secara teori saja, diperlukan lebih dari 9 juta balon. Beberapa masalah lainnya juga muncul disini.
1. Untuk mengisi 9 juta balon tadi, maka diperlukan ribuan tabung gas helium. Masalahnya, gas helium, meskipun ringan, harganya cukup mahal. Jadi, diperlukan miliuner iseng untuk melakukan hal ini.
2. Balon dan tali yang kita gunakan itu bisa mencapai berat sekitar 10 gram. Jadi, dengan jutaan balon yang diperlukan, tentu menghasilkan ribuan kilogran beban tambahan.
3. Tekanan udara di ketinggian lebih kecil. Sehingga balon kita rawan meledak. Karet yang menahannya tentu tidak dirancang untuk melakukan ide konyol ini.

Pixar Joke?

Pada kenyataannya, dalam film Up tersebut, jumlah balon yang digunakan hanya 20.622 saja untuk pertama kali terbang. Bahkan di beberapa adegan lain, cuma tampak 10.297 balon saja. Pertanyaan bagus untuk hal ini adalah, siapa yang iseng banget menghitung balon dalam film? Well, anyway kita gak bisa menyalahkan Pixar untuk sesuatu kebohongan ini. Justru film ini bisa membuat kita berpikir kembali tentang pertanyaan konyol seperti “bisakah kita menerbangkan rumah dengan balon?”. Dan tentu saja, Up adalah film yang menarik. Sekedar info, saya sendiri menangis terharu saat menyaksikan film ini. (PS : I’m not a crybaby man)

Epilog

Pelajaran yang kita bisa ambil dari sini adalah, berhati-hatilah dalam memilih lokasi rumah anda. Supaya gak gampang menyesal dan berpikir untuk menerbangkannya untuk pindah. Ngomong-ngomong, kalian suka balon warna apa?

Sumber : Link

Published by

Rama Renspandy

Professional procrastinator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.