Apakah Menguap Itu Menular?

Salah satu pertanya mendasar saya sewaktu kecil. Sempat dijadikan referensi oleh salah satu hot thread di Kaskus. Enjoy the repost!

***

Supaya gak ambigu, pertama-tama mari kita samakan persepsi bahwa menguap yang kita bahas disini bukan perubahan wujud zat cair menjadi gas, tapi menguap disini gak lain adalah nguap karena ngantuk. Kegiatan yang dalam bahasa jawa inggrisnya “yawn” ini, emang unik banget. Ada satu mitos dan fenomena terjadi di masyarakat, bahwa meguap itu menular. Jujur, dulu saya sempat curious banget sama hal ini. Karena hampir setiap saya ato temen saya nguap, pasti orang lain ikut nguap. Hmm.. sebenernya bener gak sih itu menular? Let’s find out!

Mengapa Menguap?

Jelas manusia gak akan berubah wujud menjadi gas. Sebenarnya, belum ada penjelasan pasti mengapa kita menguap. Ada yang bilang kalo menguap adalah reaksi tubuh terhadap rasa bosan. Tapi, penjelasan masuk akal saat ini adalah karena tubuh kita kekurangan oksigen. Di dalam paru-paru ada organ yang bernama alveoli, atau kantung udara. Alveoli ini berfungsi untuk mengalirkan oksigen ke dalam darah dan menyedot karbondioksida untuk kemudian dikeluarkan. Jika alveoli tidak mendapatkan udara segar, dia akan kempis dan paru-paru agak mengeras. Otak kemudian segera bereaksi untuk memerintahkan mulut menguap dan menarik udara (oksigen).

Apa BenAr Menular?

Well, fakta yang mengejutkan adalah, menguap memang ‘menular’. Tapi yang jelas, beda kayak menularnya penyakit. Terus kenapa bisa menular ya?

Saraf

Dari buku Murphy’s Laws yang saya baca, ternyata penyebab menguap itu menular karena saraf kita yang disebut saraf cermin. Apaan tuh? Saraf cermin atau bekennya ‘meme‘, adalah salah satu bagian dari DNA kita. Meme membuat kita cenderung untuk meng-copy perilaku orang lain. Jadi, itulah penyebab terjadinya menguap yang menular.

Fakta-fakta Tentang Meme dan Menguap
  1. Janin juga menguap lho!
  2. 9 dari 10 mahasiswa ITS, menguap saat mata kuliah kalkulus.
  3. Meme juga terjadi pada gaya berpakaian. Yang membuat kita meniru-niru gaya berpakaian orang lain. (hayo? pernah ngalamin gak?)
  4. Gerakan menguap dapat menyebabkan awet muda, karena peregangan otot muka.
  5. Fakta nomer 2 itu ngasal.
Epilog

Menguap itu memang menjadi bagian yang gak bisa dipisahkan dari hidup kita. Namun, kita juga perlu menjaga mulut. Meskipun membuat awet muda, etikanya tetap dijaga ya? Hmm.. Ngomong-ngomong, ngetik postingan ini aja, saya uda lebih dari 10 kali nguap nih. Kalian berapa? Hehe..

Sumber : Buku Murphy’s Law, Chem-is-try.org

Image courtesy : http://wundergroundmusic.com/

Published by

Rama Renspandy

Professional procrastinator.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.