Aircraft Boarding Simulation

Perkembangan industri penerbangan yang begitu pesat, melahirkan tantangan-tantangan baru bagi maskapai untuk memenagkan persaingan. Salah satu upaya untuk mencapai profit maksimum adalah meminimasi ground time setiap pesawatnya. Seperti yang kita ketahui bahwa pesawat terbang hanya dapat menghasilkan revenue ketika ia sedang mengudara. Kompleksitas operasional di bandara tentunya menghasilkan tantangan tersendiri bagi pihak maskapai penerbangan untuk tetap dapat mengelola armadanya cost efficient.

Di antara beberapa elemen ground activity di bandara yang dewasa ini banyak diteliti adalah kegiatan boarding penumpang. Boarding penumpang menjadi salah satu topik yang hangat di jurnal air transportation. Dimulai dari Van Landeghem and Beuselinck (2002) yang mempelajari beberapa pola boarding, kemudian dilanjutkan oleh Bazargan (2007) yang menggunakan linear programming untuk analisis interferences yang terjadi pada penumpang.

Adapun penelitian ini merupakan paduan dari penelitian simulasi diskrit dari beberapa skenario boarding oleh Wildan (2010) dan Tang et al (2012) yakni boarding model menggunakan pedistrian flow theory sebagai passenger properties di dalam dynamic boarding strategy. Penelitian yang dilakukan oleh Wildan (2010) adalah penentuan boarding strategy yang optimal dengan menggunakan simulasi diskrit studi kasus pesawat Garuda Boeing 737-800. Output dari penelitian ini diperoleh strategy reverse pyramid menjadi yang terbaik dalam beberapa skenario. Akan tetapi masih terdapat peluang pengembangan lebih lanjut di penelitian ini untuk memeberikan tambahan variabel berupa passenger properties. Maka, dalam penelitian yang berjudul “Aircraft Boarding Simulation Based on Passenger Dynamic Motion” ini, variabel itu ditambahkan. Variabel itu sendiri sebenarnya telah dikembangkan oleh Tang et al. (2012) yang menggunakan prinsip pedistrian flow motion sebagai ilustrasi pergerakan penumpang pesawat ketika akan memasuki pesawat terbang.

Output dari penelitian ini adalah menghasilkan model boarding baru yang mempertimbangkan passenger flow motion (menggunakan data empiris) dan dapat dibuktikan dalam sebuah simulasi diskrit. Informasi lebih jelas dapat dilihat pada poster yang telah saya buat dalam kesempatan yang lalu.

Tentunya ide penelitian ini masih dapat berkembang seiiring berjalannya waktu. Feedback dari pembaca sekalian sangat diharapkan untuk perkembangan penelitian ini ke depan.

Image courtesy : blog.monarch.co.uk

Published by

Rama Renspandy

Professional procrastinator.

2 thoughts on “Aircraft Boarding Simulation”

  1. Udah pakai topik itu aja buat TA mu. Gap penelitian juga udah ada, padahal tahap paling sulit dari penelitian ya di bagian itu. Siapkan literature yang cukup trus coba kamu bikin proposalnya. Masa’ kalau sudah tau kamu bener2 ngerti konsep dan arah penelitian kemana, “beliau” gak mau terima. Mengingat banyak yang pengen kamu garap, buruan aja mulai nyicil. Ide penelitiannya bagus soalnya. Semangat ye!

    1. Haha. Tapi kan pak Nyoman gak cocok sama topik ini mbak. Pengennya nyoba area baru selain pesawat. Takut ngerasa “terkotak-kotak” aja akunya kalo dari dulu mainan pesawat mulu. Hehe

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Time limit is exhausted. Please reload the CAPTCHA.